Peran Konselor dalam Meningkatkan Kesehatan Mental Anak Panti Asuhan melalui Layanan Bimbingan dan Konseling

Authors

  • Hildayati Rahmadani Universitas Islam Negeri Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi

Keywords:

Bimbingan dan Konseling, kesehatan mental, anak panti asuhan

Abstract

Children living in orphanages are vulnerable to various mental health problems due to experiences of loss and unstable family backgrounds. These conditions highlight the need for continuous psychosocial support, particularly through guidance and counseling services. This study aims to describe the role of counselors in improving the mental health of children in orphanages through guidance and counseling services and to explore children’s experiences and perceptions of these services. The study employed a qualitative approach with a case study design conducted at An-Nur Pasanehan Children’s Orphanage. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation. The findings indicate that many children experience emotional and social difficulties, including anxiety, low self-confidence, and challenges in social interaction. Guidance and counseling services play a significant role in helping children manage emotions, develop a sense of safety, enhance self-confidence, and improve social relationships. The effectiveness of these services is supported by the regular presence of counselors, child-friendly and simple counseling approaches, and active involvement of caregivers. This study concludes that guidance and counseling services are essential in fostering the mental health of children in orphanages. It is recommended that orphanages provide structured and sustainable counseling services to support children’s overall psychosocial development. Anak-anak yang tinggal di panti asuhan memiliki kerentanan terhadap berbagai masalah kesehatan mental akibat latar belakang kehidupan yang penuh kehilangan dan ketidakstabilan keluarga. Kondisi tersebut menuntut adanya dukungan psikososial yang berkelanjutan, khususnya melalui layanan bimbingan dan konseling. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran konselor dalam meningkatkan kesehatan mental anak panti asuhan melalui layanan bimbingan dan konseling serta menggali pengalaman dan persepsi anak terhadap layanan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di Panti Asuhan Anak An-Nur Pasanehan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak panti asuhan mengalami berbagai masalah emosional dan sosial, seperti kecemasan, rendahnya kepercayaan diri, dan kesulitan berinteraksi. Layanan bimbingan dan konseling berperan penting dalam membantu anak mengelola emosi, meningkatkan rasa aman, memperkuat kepercayaan diri, serta memperbaiki hubungan sosial. Keberhasilan layanan didukung oleh kehadiran konselor secara rutin, pendekatan yang sederhana dan ramah anak, serta keterlibatan pengasuh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bimbingan dan konseling merupakan komponen penting dalam upaya membangun kesehatan mental anak panti asuhan. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya penyediaan layanan konseling yang terstruktur dan berkelanjutan di panti asuhan untuk mendukung perkembangan psikososial anak secara optimal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aziz, Akbar Nur, and Azam Syukur Ramatullah. 2023. “Menjaga Kesehatan Mental Melalui Peran Self-Compassion Untuk Remaja Panti Asuhan.” Jurnal Psikologi Teori Dan Terapan 14(3):300–310.

Hasibuan, Marsal Yunas Muliadi, Afrinaldi, and Wahidah Fitriani. 2022. “Gambaran Resiliensi Anak Asuh Di Panti Asuhan.” Jurnal Pendidikan Dan Konseling 4:8460–69.

Kartikawati, Dewi, and Binahayati Rusyidi. 2025. “Institutional Accreditation and Its Impact on Children ’ s Health in Orphanages : A Systematic Literature Review on Learning Organizations and Quality Assurance.” MDPI : Sosial Sciences.

Kholifah, Siti, Hendy Muagiri Margono, Rizki Fitryasari, and Ah Yusuf. 2020. “Pengaruh Terapi Kelompok Terhadap Kepercayaan Diri Remaja Di Panti Asuhan Kabupaten Mojokerto.” International Journal of Nursing and Health Services 3(1):72–79.

Madani, Aris, and Azam Syukur Rahmatullah. 2024. “Compassion Education in Guarding Children ’ s Psychological Development in Orphanages.” QALAMUNA: Jurnal Pendidikan Sosial Dan Agama 16(1):617–32.

Nur, Yessy, and Endah Sary. 2022. “Kesehatan Mental Emosional Korban Perceraian Pada Anak Usia Dini Di Panti Asuhan.” Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 6(4):3693–3700.

Purwanti, Lina Ema, Hery Ernawati, Filia Icha Sukamto, and Metti Verawati. 2025. “Edukasi Dan Skrining Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Mental Remaja Di Panti Asuhan.” JMM :Jurnal Masyarakat Mandiri 9(1):6–12.

Rahmagustina, Inti, and Vici Prihmaningrum AM. 2025. “Persepsi Anak Panti Asuhan Terhadap Layanan Bimbingan Dan Konseling Inti.” Jurnal Basicedu 9(1):366–76.

Saleh, Zulfa, and Yeni Karneli. 2020. “Peran Bimbingan Dan Konseling Dalam Menangani Masalah Kecemasan Pada Anak Di Panti Asuhan.” Guidance Jurnal Bimbingan Dan Konseling 17(12):1–8.

Septiani, Anggia, Nuraida, and Zhila Jannati. 2019. “Meningkatkan Kemandirian Belajar Anak Panti Asuhan Fathurrahman Al- Barokah Palembang Melalui Konseling Individu Dengan Teknik Penguatan Positif.” Ghaidan: Jurnal Bimbingan Konseling & Kemasyarakatan 47–57.

Silaban, Benget Manaon, Nurhayati, Senly Anggun Tirani, and Affan Yusra. 2023. “Meningkatkan Kualitas Hidup : Panti Asuhan Dalam Menghadapi Rasa Iri Hati Dengan Layanan Konseling.” Jurnal Pendidikan Tambusai 7(2):7318–23.

Susanti, Sani, Adis Adela Putri, Esra Haniarta Saragih, Esabella Sinaga, and Vena Risdianto. 2025. “Analisis Strategi Pekerja Sosial Dalam Menangani Trauma Psikologis Anak Di Panti Asuhan Sahabat Keluarga Di Jl.Rumah Sakit Haji Ujung No 126.” 12(1):1–7.

Downloads

Submitted

2026-01-05

Published

2026-01-05

How to Cite

Hildayati Rahmadani. (2026). Peran Konselor dalam Meningkatkan Kesehatan Mental Anak Panti Asuhan melalui Layanan Bimbingan dan Konseling. Counseling and Sprituality, 3(1), 187–194. Retrieved from https://journal.poins.or.id/index.php/cs/article/view/124