Layanan Bimbingan Klasikal untuk Meningkatkan Sikap Positif dalam Mengatasi Rasa Rendah Diri Anak Panti Asuhan Aisyiyah Bukittinggi

Authors

  • Utari Aulia Putri Universitas Islam Negeri Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi
  • Sri Hartati Universitas Islam Negeri Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi

Keywords:

layanan klasikal, sikap positif, rendah diri

Abstract

Children residing in orphanages frequently experience low self-esteem as a result of Living conditions that are different from those experienced by their peers.. They may feel inadequate, embarrassed about their family background, or view themselves as less capable than others. This study seeks to assist orphanage children in enhancing their self-confidence by helping them identify their abilities and personal strengths. Furthermore, the research offers insight into fostering positive attitudes as a means of addressing low self-esteem through classical guidance services. This research used a qualitative approach as it emphasized the process of developing an understanding of how to enhance positive attitudes in addressing feelings of inferiority. The study participants included primary informants, namely children living in the orphanage, and secondary informants, namely the caregivers. Data were gathered through observation and the implementation of classical guidance services. Furthermore“Data analysis was carried out using the interactive model developed by Miles and Huberman, which consists of data reduction, data presentation, and the processes of drawing and verifying conclusions.” The findings of this study show that cultivating positive attitudes through classical guidance services can assist children in orphanages in diminishing feelings of inferiority. As they become more aware of their abilities and potential, these children are increasingly capable of managing and overcoming such feelings in their everyday lives. Anak-anak yang berada di panti asuhan sering mengalami rasa rendah diri karena kondisi kehidupan mereka yang berbeda dengan teman sebaya. Mereka cenderung merasa tidak berharga, merasa malu terhadap latar belakang keluarga, atau menilai diri sendiri lebih rendah dibandingkan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk membantu anak panti asuhan meningkatkan kepercayaan diri dengan mengenali potensi serta kelebihan yang dimiliki, melalui pemberian pemahaman tentang upaya menumbuhkan sikap positif dalam mengatasi rasa rendah diri melalui layanan bimbingan klasikal. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif karena berfokus pada proses pemberian pemahaman dalam meningkatkan sikap positif untuk mengatasi rasa rendah diri. Informan penelitian meliputi informan utama, yaitu anak-anak panti asuhan, serta informan tambahan, yaitu para pengasuh. Pengumpulan data dilaksanakan melalui kegiatan observasi serta pelaksanaan layanan bimbingan klasikal. Selanjutnya, data yang diperoleh dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi proses reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa peningkatan sikap positif melalui layanan bimbingan klasikal dapat membantu anak-anak panti asuhan menurunkan tingkat rasa rendah diri. Seiring dengan bertambahnya kesadaran terhadap kelebihan serta potensi yang dimiliki, mereka menjadi lebih mampu menghadapi dan mengatasi rasa rendah diri dalam aktivitas kehidupan sehari-hari.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Corey, G. (2017). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy (10th ed.). Boston: Cengage Learning.

Hurlock, E. B. (2017). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Prayitno. (2016). Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

Nurihsan, A. J. (2016). Bimbingan dan Konseling dalam Berbagai Latar Kehidupan. Bandung: Refika Aditama.

Yusuf, S. (2016). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Goleman, D. (2015). Emotional Intelligence. New York: Bantam Books.

Latipun. (2015). Psikologi Konseling. Malang: UMM Press.

Santrock, J. W. (2019). Adolescence (16th ed.). New York: McGraw-Hill.

Winkel, W. S., & Hastuti, S. (2017). Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Yogyakarta: Media Abadi.

Sari, D. P., & Wibowo, M. E. (2020). “Pengaruh Layanan Bimbingan Klasikal terhadap Peningkatan Self-Confidence Siswa SMP.” Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, 5(2), 45–53.

Kurniawati, F., & Septiana, R. (2021). “Upaya Mengurangi Rasa Rendah Diri Melalui Layanan Bimbingan Klasikal.” Jurnal Pendidikan dan Konseling, 3(1), 12–20.

Downloads

Submitted

2025-12-30

Published

2025-09-30

How to Cite

Utari Aulia Putri, & Sri Hartati. (2025). Layanan Bimbingan Klasikal untuk Meningkatkan Sikap Positif dalam Mengatasi Rasa Rendah Diri Anak Panti Asuhan Aisyiyah Bukittinggi. Counseling and Sprituality, 1(2), 87–95. Retrieved from http://journal.poins.or.id/index.php/cs/article/view/101