Implementasi Bimbingan Klasikal dalam Meningkatkan Penerimaan Diri Anak Asuh di Panti Asuhan Aisyiyah Putra Bukittinggi

Authors

  • Dina Adriani Universitas Islam Negeri Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi
  • Sri Hartati Universitas Islam Negeri Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi

Keywords:

bimbingan klasikal, penerimaan diri, anak asuh, panti asuhan

Abstract

Self-acceptance is an important aspect of the psychological development of children and adolescents, particularly for foster children living in orphanages who come from diverse life backgrounds. Foster children often experience psychological problems such as low self-confidence, feelings of inferiority, and difficulties in social interaction due to the loss of parental figures and limited emotional support. This study aims to describe the implementation of classical guidance in improving the self-acceptance of foster children at Aisyiyah Putra Orphanage, Bukittinggi. This study employed a qualitative descriptive method. The research informants consisted of 10 foster children ranging from elementary to senior high school levels. Data were collected through observation of the implementation of classical guidance services. The data were analyzed using descriptive qualitative techniques by organizing and interpreting field findings. The results indicate that classical guidance helps foster children develop a more positive understanding of themselves, accept personal strengths and limitations, and foster self-respect. Therefore, classical guidance is considered relevant, applicable, and effective in improving foster children’s self-acceptance in orphanage settings. Penerimaan diri adalah aspek yang sanga diperlukan dalam perkembangan psikologis anak dan remaja, khususnya bagi anak asuh dalam panti asuhan yang mempunyai latar belakang kehidupan beragam. Anak asuh sering menghadapi permasalahan psikologis berupa rendahnya kepercayaan diri, perasaan minder, serta kesulitan dalam berinteraksi sosial akibat kehilangan figur orang tua dan keterbatasan dukungan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi bimbingan klasikal dalam memperbagus penerimaan diri anak asuh di Panti Asuhan Aisyiyah Putra Bukittinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Informan penelitian yaitu 9 orang anak asuh yang berasal dari jenjang pendidikan SD hingga SMA. Teknik pengumpulan data dilakukan yaitu berdasarkan observasi terhadap pelaksanaan layanan bimbingan klasikal. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan cara mengorganisasi dan menginterpretasi temuan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan klasikal mampu membantu anak asuh memahami kondisi diri secara lebih positif, menerima kelebihan dan keterbatasan pribadi, serta menumbuhkan sikap menghargai diri sendiri. Dengan demikian, bimbingan klasikal dinilai relevan, aplikatif, dan efektif untuk meningkatkan penerimaan diri anak asuh di lingkungan panti asuhan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Corey, G. (2017). Teori dan praktik konseling dan psikoterapi (Terj.). Jakarta: Refika Aditama.

Hurlock, E. B. (2011). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan (Terj. Istiwidayanti & Soedjarwo). Jakarta: Erlangga.

Komalasari, G., Wahyuni, E., & Karsih. (2018). Teori dan teknik konseling. Jakarta: Indeks.

Latipun. (2015). Psikologi konseling. Malang: UMM Press.

Nisa, H., & Sari, M. Y. (2019). Peran Keberfungsian Keluarga Terhadap Penerimaan Diri Remaja. Psikoislamedia Jurnal Psikologi, 4, 13-25.

Prayitno. (2017). Layanan bimbingan dan konseling. Padang: UNP Press.

Putri, A. R., & Lestari, S. (2020). Peran layanan bimbingan klasikal dalam meningkatkan penerimaan diri remaja. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(2), 123–132.

Rahmawati, D., & Sunawan. (2021). Peran layanan bimbingan klasikal dalam pengembangan aspek pribadi peserta didik. Jurnal Bimbingan Konseling, 10(2), 123–130.

Rogers, C. R. (1961). On becoming a person: A therapist’s view of psychotherapy. Boston: Houghton Mifflin.

Uraningsari, F., & Djalali, M. A. (2016). Penerimaan Diri, Dukungan Sosial dan Kebahagiaan Pada Lanjut Usia. Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, 5(01), 15–17.

Yusuf, S., & Nurihsan, J. (2016). Landasan bimbingan dan konseling. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Downloads

Submitted

2025-12-31

Published

2025-12-31

How to Cite

Dina Adriani, & Sri Hartati. (2025). Implementasi Bimbingan Klasikal dalam Meningkatkan Penerimaan Diri Anak Asuh di Panti Asuhan Aisyiyah Putra Bukittinggi. Counseling and Sprituality, 2(1), 96–104. Retrieved from http://journal.poins.or.id/index.php/cs/article/view/102