Analisis Dampak Trauma pada Anak Asuh di Panti Asuhan Aisyiyah Putri Bukittinggi

Authors

  • Salsabil Dwi Mahandi Universitas Islam Negeri Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi
  • Sri Hartati Universitas Islam Negeri Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi

Keywords:

trauma psikologis, dampak trauma, anak asuh, panti asuhan

Abstract

Psychological trauma is a common problem experienced by foster children in orphanages due to experiences of loss, neglect, violence, or disharmonious family backgrounds. This condition has the potential to significantly impact children's emotional, social, and behavioral development. This Study seeks to examine the effects of trauma experienced by foster children at the Aisyiyah Putri Bukittinggi Orphanage. This study used a qualitative approach with a case study method. The research subjects consisted of several foster children selected purposively, with data collection techniques through in-depth interviews, observation, and documentation. The results showed that trauma experienced by foster children has an impact on the emergence of emotional symptoms such as anxiety, excessive fear, low self-esteem, and deep sadness, as well as impacting social aspects such as difficulty interacting, withdrawal from the environment, and lack of trust in others. In addition, trauma also affects children's behavior, such as irritability, aggression, or conversely becoming passive and quiet. This study concludes that trauma has a fairly strong influence on the psychological and social conditions of foster children, so that the role of caregivers, counselors, and related institutions is needed in providing psychosocial support and ongoing guidance and counseling services to help the recovery process and optimal development of foster children. Trauma psikologis merupakan salah satu permasalahan yang sering dialami oleh anak asuh di panti asuhan akibat pengalaman kehilangan, penelantaran, kekerasan, maupun latar belakang keluarga yang tidak harmonis. Kondisi tersebut berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan emosional, sosial, dan perilaku anak. Penelitan ini bertujuan untuk mengkaji dampak trauma yang dialami oleh anak asuh di Panti Asuhan Aisyiyah Putri Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas beberapa anak asuh yang dipilih secara purposive, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa trauma yang dialami anak asuh berdampak pada munculnya gejala emosional seperti kecemasan, rasa takut berlebihan, rendah diri, dan kesedihan mendalam, serta berdampak pada aspek sosial berupa kesulitan berinteraksi, menarik diri dari lingkungan, dan kurangnya kepercayaan terhadap orang lain. Selain itu, trauma juga memengaruhi perilaku anak, seperti mudah marah, agresif, atau sebaliknya menjadi pasif dan pendiam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa trauma memiliki pengaruh yang cukup kuat terhadap kondisi psikologis dan sosial anak asuh, sehingga diperlukan peran pengasuh, konselor, dan lembaga terkait dalam memberikan pendampingan psikososial serta layanan bimbingan dan konseling yang berkelanjutan guna membantu proses pemulihan dan perkembangan optimal anak asuh.

Downloads

Download data is not yet available.

References

American Psychiatric Association. (2013). Diagnostic and statistical manual of mental disorders (5th ed.). Washington, DC: American Psychiatric Publishing.

Arikunto, S. (2014). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Bowlby, J. (2012). Attachment and loss: Volume 1. Attachment. New York: Basic Books.

Corey, G. (2017). Theory and practice of counseling and psychotherapy (10th ed.). Boston: Cengage Learning.

Creswell, J. W. (2016). Research design: Pendekatan metode kualitatif, kuantitatif, dan campuran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Davison, G. C., Neale, J. M., & Kring, A. M. (2012). Psikologi abnormal (Edisi ke-9). Jakarta: Rajawali Pers.

Grotberg, E. H. (2014). Resilience for today: Gaining strength from adversity. Westport, CT: Praeger.

Hadi, S. (2016). Metodologi research. Yogyakarta: Andi Offset.

Hurlock, E. B. (2011). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Husni, M., & Rahmawati, D. (2020). Kondisi psikologis anak asuh di panti asuhan. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 6(2), 120–129.

Kvale, S., & Brinkmann, S. (2015). InterViews: Learning the craft of qualitative research interviewing. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Neuman, W. L. (2014). Social research methods: Qualitative and quantitative approaches. Boston: Pearson Education.

Prayitno, & Amti, E. (2015). Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Jakarta: Rineka Cipta.

Santrock, J. W. (2018). Life-span development: Perkembangan masa hidup (Edisi ke-13). Jakarta: Erlangga.

Slavin, R. E. (2017). Educational psychology: Theory and practice. Boston: Pearson Education.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukardi, D. K. (2016). Pengantar pelaksanaan program bimbingan dan konseling di sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

Tohirin. (2017). Bimbingan dan konseling di sekolah dan madrasah. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Yin, R. K. (2014). Case study research: Design and methods (5th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Yusuf, S. (2019). Psikologi perkembangan anak dan remaja. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Downloads

Submitted

2025-12-31

Published

2026-01-03

How to Cite

Salsabil Dwi Mahandi, & Sri Hartati. (2026). Analisis Dampak Trauma pada Anak Asuh di Panti Asuhan Aisyiyah Putri Bukittinggi. Counseling and Sprituality, 2(2), 163–172. Retrieved from http://journal.poins.or.id/index.php/cs/article/view/110