Peningkatan Kepercayaan Diri dan Kedisiplinan Anak Asuh Panti Asuhan An Nur Pasanehan melalui Layanan Bimbingan dan Konseling
Keywords:
Kepercayaan Diri, kedisiplinan, bimbingan dan korselingAbstract
This study aims to describe the role of Guidance and Counseling (BK) services in improving the self-confidence and discipline of foster children at the An Nur Pasanehan Orphanage. Low self-confidence and difficulty in obeying rules are indicators of social adaptation barriers that are often found. The BK services implemented include Individual Counseling (addressing low self-confidence), Classical Guidance (discipline and future planning), and Group Guidance (social media use). Using a descriptive qualitative approach, data were collected through observation, interviews, and documentation. The results of the study show that the guidance counseling intervention successfully helped the children internalize the value of discipline (structural adaptation) and increase their self-esteem (psychological adaptation). The improvement in these two aspects collectively strengthened the foster children's social adaptation abilities and was greatly influenced by the synergy of the three types of services provided. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran layanan Bimbingan dan Konseling (BK) dalam meningkatkan kepercayaan diri dan kedisiplinan anak asuh di Panti Asuhan An Nur Pasanehan. Rendahnya rasa percaya diri dan kesulitan mematuhi aturan merupakan indikator hambatan adaptasi sosial yang sering ditemukan. Layanan BK yang dilaksanakan meliputi Konseling Individu (mengatasi kurang percaya diri), Bimbingan Klasikal (materi kedisiplinan dan perencanaan masa depan), dan Bimbingan Kelompok (penggunaan media sosial). Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi BK berhasil membantu anak menginternalisasi nilai kedisiplinan (adaptasi struktural) dan meningkatkan self-esteem (adaptasi psikologis). Peningkatan kedua aspek ini secara kolektif memperkuat kemampuan adaptasi sosial anak asuh dan sangat dipengaruhi oleh sinergi ketiga jenis layanan yang diberikan.Downloads
References
Aini, R. S. I. (2023). Peran Pola Asuh Panti Asuhan dalam Pembentukan Kemandirian Emosi Anak. Jurnal Psikologi Pendidikan Dan Konseling, 9(1), 45–58.
Bernard, M. E. , & W. A. (2020). The Therapeutic Power of Guidance and Counseling. Routledge.
Brody, G. H. (2018). Development in the context of poverty and adversity. Cambridge University Press.
Duckworth, A. L. , A. Q. R. G. R. H. H. D. R. K. & M. D. M. (2025). Prediktor kognitif dan nonkognitif terhadap keberhasilan. Prosiding National Academy of Sciences , 116(47), 23499–23504.
Hardjono, A. (2020). Dampak Keterikatan Emosional Terhadap Adaptasi Sosial Remaja Panti Asuhan. 12(3), 201–215.
Indriani, S. (n.d.). Peran Konselor Panti Asuhan Sebagai Agen Perubahan Perilaku. PT. Remaja Rosdakarya.
Iswahyudi, N. (2023). Pengaruh Pola Asuh Institusional Terhadap Pembentukan Karakter Disiplin. Jurnal Kesejahteraan Sosial Anak, 7(4), 210–225.
Kadir, Y. (2024). Penanaman Nilai Kedisiplinan Melalui Pendekatan Kognitif Perilaku. Pustaka Cendekia.
Lestari, D. (2020). Metode Penelitian Kualitatif dalam Bimbingan dan Konseling.
Puspitasari, A. (2024). Model Layanan Bimbingan dan Konseling Komprehensif di Panti Asuhan. Jurnal Konseling Pendidikan, 5(1), 1–15.
Rakhmat, A. (2022). Pelatihan Bimbingan Sosial untuk Pengasuh Panti Asuhan. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(3), 300–312.
Rubin, K. H. , & C. R. J. (2019). Social development in childhood and adolescence: A contextual perspective. Guilford Press.
Setiawati, N. , & Y. R. (2024). Hubungan Antara Self-Confidence dan Keterlibatan Sosial pada Remaja. Jurnal Psikologi Perkembangan, 12(1), 35–48.
Setyawan, B. (2023). Studi Fenomenologi Hambatan Interaksi Sosial pada Remaja Panti Asuhan. Jurnal Psikologi Klinis Indonesia, 18(1), 30–45.
Soejono, R. (2021). Teori-Teori Adaptasi Sosial dan Aplikasinya. Pustaka Pelajar.
Suryani, T. (2023). Pengaruh Konseling Individu terhadap Regulasi Emosi Anak Korban Trauma. Jurnal Konseling Humanistik, 4(1), 70–85.
Wibowo, S. (2021). Efektivitas Layanan Informasi dalam Meningkatkan Pengetahuan Sosial Anak. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 3(2), 200–210.
Wulandari, E. , & H. A. (2022). Latar Belakang Keluarga dan Dampaknya Terhadap Perilaku Anak di Panti Asuhan. Jurnal Sosiologi Keluarga, 7(1), 5–20.
Zambrano-Vazquez, L. (2025). Interaksi antara kondisi dan sifat khawatir terhadap pemantauan respons pada mereka yang memiliki gejala khawatir dan obsesif-kompulsif .
Zuhri, S. (2020). Penggunaan Media Interaktif dalam Bimbingan Klasikal untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan , 7(3), 45–55.
Zulfiah, S. (2022). Penerapan Media Visual PowerPoint dalam Layanan Informasi untuk Mengurangi Kecemasan Akademik Siswa. Jurnal Riset Psikologi, 8(2), 150–165.
Downloads
Submitted
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








