Penerapan Layanan Bimbingan Klasikal dalam Mencegah Perilaku Bullying pada Anak di Panti Asuhan Aisyiyah Putra Gantiang

Authors

  • Laila Rizkia Universitas Islam Negeri Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi
  • Sri Hartati Universitas Islam Negeri Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi

Keywords:

Penerapan, Layanan Bimbingan Klasikal, Prilaku Bullying

Abstract

Bullying in orphanages such as Aisyiyah Putra Gantiang often occurs in verbal (taunts such as “poor orphan”), physical (pushing), and relational (social isolation) forms, triggered by competitive dynamics, lack of parental figures, and external influences. The impacts include psychological trauma, depression, low self-esteem in victims, and the risk of long-term aggression in perpetrators, which hinders the formation of Muhammadiyah's Islamic character. Classical guidance services are proposed as a preventive solution through structured group sessions based on Al-Quran values to build empathy and anti-bullying norms. design at the Aisyiyah Putra Gantiang Orphanage for 40 day, involving 15 boys aged 7-16 years. Data were collected through participant observation and semi-structured interviews with caregivers and children. The study showed that the implementation of classical guidance services at the Aisyiyah Putra Gantiang Orphanage effectively prevented bullying behavior in children aged 7-16 years through a structured process based on Muhammadiyah Islamic values. Verbal aggression, such as "poor orphans," physical aggression such as pushing and shoving, and relational aggression, such as intense social isolation in the dormitory of 15 boys, were significantly reduced after 8-12 weekly sessions involving brainstorming, role-playing, and Quranic verse discussions. The impacts included positive behavioral changes such as the collective norm of "let's stop bullying," increased empathy, patience, and cooperative interactions that led to a harmonious dormitory and smooth congregational prayer routines. Although obstacles such as limited care, modest facilities, and tight schedules were overcome through Muhammadiyah branch strategy training, integration of daily routines, university media collaboration, and fundraising for ongoing training. Bullying di lingkungan panti asuhan seperti Aisyiyah Putra Gantiang sering muncul dalam bentuk verbal (ejekan seperti “anak yatim miskin”), fisik (dorong-dorongan), dan relasional (isolasi sosial), dipicu oleh dinamika kompetitif, kurangnya figur orang tua, dan pengaruh eksternal. Dampaknya meliputi trauma psikologis, depresi, rendah diri pada korban, serta risiko agresi jangka panjang pada pelaku, yang menghambat terbentuknya karakter Islami Muhammadiyah. Layanan bimbingan klasikal diusulkan sebagai solusi preventif melalui sesi kelompok terstruktur berbasis nilai Al-Qur'an untuk membangun empati dan norma anti-bullying. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif desain studi kasus di Panti Asuhan Aisyiyah Putra Gantiang selama 40 hari, melibatkan 16 anak laki-laki usia 7-16 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara semi-terstruktur dengan pengasuh dan anak.Hasil peneletian menunjukan bawah penerapan layanan bimbingan klasikal di Panti Asuhan Aisyiyah Putra Gantiang efektif mencegah perilaku bullying pada anak usia 7-15 tahun melalui proses yang terstruktur berdasarkan nilai Islami Muhammadiyah, di mana bentuk agresi verbal seperti misalnya "anak yatim miskin", fisik berupa dorong-dorongan dan hasta, serta relasional seperti isolasi sosial yang intens di asrama 15 anak laki-laki berhasil dikurangi secara signifikan setelah 40 hari dengan curah pendapat, role-playing, dan diskusi ayat Al-Qur'an. Dampaknya mencakup perubahan perilaku positif seperti norma kolektif "stop bullying yuk", peningkatan empati, kesabaran, dan interaksi kooperatif yang menjadikan asrama harmonis serta rutinitas sholat berjamaah lancar, meskipun hambatan seperti keterbatasan pengasuhan, sarana sederhana, dan jadwal terjepit diatasi melalui pelatihan strategi cabang Muhammadiyah, integrasi rutinitas harian, kerjasama universitas untuk media, serta penggalangan dana untuk pelatihan berkelanjutan. Kata Kunci: Penerapan, Layanan Bimbingan Klasikal,Perilaku Bullying

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, A. T. A., Rifani, R., & Hamid, A. N. (2022). Gaya humor dan perilaku cyberbullying pada remaja. Indonesian Journal of Educational Science (IJES), 4(2), 166–175.

Aini, D. F. N. (2018). Self esteem pada anak usia sekolah dasar untuk pencegahan kasus bullying. Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD), 6(1), 36–46.

Aprila, D., Mutaqien, R., Hadi, M. R. N., Alamsyah, F. R., & Zulkarnaen, A. I. (2022). Peningkatan dan pelatihan literasi media digital anti hoax, bullying, dan ujaran kebencian di Rumah Tahfidz Quran Abulyatama. Jurnal Pengabdian Literasi Digital Indonesia, 1(1), 1–7. https://doi.org/10.57119/abdimas.v1i1.1

Artanti, A., & Novianti, R. (2021). Analisis bullying pada anak panti asuhan usia 0–6 tahun di Panti Asuhan Ar-Rahim Pekanbaru. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5, 1–10.

Azmi, Y., Sutisna, A., & Marjo, H. K. (2020). Evaluasi pelaksanaan layanan bimbingan klasikal terkait perilaku perundungan (bullying) pada siswa di SMA negeri. Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 3(3).

Borualogo, I. S., & Casas, F. (2021). Hubungan antara sering dibully dengan kesejahteraan subjektif pada anak Indonesia. Tinjauan Populasi, 60(1).

Darmayanti, K. K. H., Kurniawati, F., & Situmorang, D. D. B. (2019). Bullying di sekolah: Pengertian, dampak, pembagian, dan cara menanggulanginya. Pedagogia, 17(1), 55–66. https://doi.org/10.17509/pdgia.v17i1.13980

Djoekardi, D. (2022). Sosialisasi program anti-bullying dalam rangka menciptakan sekolah damai. Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 16(1).

Ernawati. (2020). Sosialisasi meningkatkan kesadaran santri terhadap tindakan bullying di pesantren. Jurnal Abdi MOESTOPO, 1(2), 38–45.

Downloads

Submitted

2025-12-30

Published

2022-12-30

How to Cite

Laila Rizkia, & Sri Hartati. (2022). Penerapan Layanan Bimbingan Klasikal dalam Mencegah Perilaku Bullying pada Anak di Panti Asuhan Aisyiyah Putra Gantiang . Counseling and Sprituality, 1(2), 46–54. Retrieved from http://journal.poins.or.id/index.php/cs/article/view/97